PELATIHAN, PENELITIAN, PENGEMBANGAN

Tidak banyak lembaga pendidikan yang memiliki Departemen Pelatihan, Penelitian & Pengembangan khusus. Namun, HighScope percaya penelitian memainkan peran penting untuk memecahkan masalah dan meningkatkan metode belajar mengajar sambil didorong oleh data. Oleh karena itu, HighScope Indonesia Institute membentuk badan Litbang kami sendiri pada tahun 2000 yang tidak hanya terus mengevaluasi produk dan pendekatan pengajaran kami yang ada, tetapi juga selalu bekerja untuk meningkatkan praktik kami secara keseluruhan berdasarkan praktik terbaik pendidikan mutakhir di dunia saat ini.
Peran kami adalah meningkatkan prosedur penelitian dan pengembangan untuk mengatasi tantangan akademik dengan menerapkan inovasi berbasis penelitian. Saat mengembangkan kurikulum dan pedoman, atau melakukan pelatihan dan menyempurnakan pendekatan kami yang ada, Departemen Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan HighScope Indonesia Institute mengambil keputusan yang berdasarkan data. Selain itu, kami secara konsisten bekerja sama dengan departemen lain dan juga pakar nasional dan internasional untuk memastikan kualitas analisis kami akan menyelesaikan dan mengatasi masalah kami yang paling mendesak.

  • Pelatihan Guru
    training-1training-2
    Penelitian menunjukkan bahwa kualitas guru adalah faktor utama yang berdampak pada pencapaian siswa. Oleh karena itu, guru berkualitas adalah aset utama karena mereka merupakan tulang punggung sekolah.
    HighScope Indonesia melakukan serangkaian program pengembangan guru untuk membentuk guru berkualitas. Setelah melalui proses rekrutmen, perjalanan sebagai guru HighScope pun dimulai. Langkah awal adalah dengan mengikuti pelatihan awal guru (initial teacher training) yang diselenggarakan oleh Departemen Pelatihan, Riset, dan Pengembangan. Pelatihan awal ini wajib diikuti oleh semua guru sebelum mereka mengajar di kelas.
    Pelatihan awal untuk guru ini merupakan pelatihan yang komprehensif untuk membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan terkait dengan sistem pembelajaran HighScope – HighScope Preschool Wheel of Learning© untuk program pendidikan anak usia dini dan HighScope Indonesia Principle of 1-7-8© untuk program SD hingga SMA. Selama kurang lebih 2½ bulan para guru mempelajari filosofi HighScope, kurikulum, rutinitas sekolah, cara mengatur ruang kelas dan material, interaksi murid–guru, strategi pembelajaran, sistem penilaian, dan kolaborasi dengan orang tua. Pelatihan guru ini terdiri dari sesi teori dan on-the-job-training, dan melibatkan peran aktif guru sebagai peserta training, misalnya tugas membaca, diskusi, bermain peran, tugas presentasi. Selama masa pelatihan, guru mendapatkan umpan balik dan panduan terkait dengan tugas mereka nantinya sebagai guru HighScope. Dengan kata lain, pelatihan guru yang komprehensif ini memberikan gambaran realitas kelas dan cara pengajaran yang efektif.
    Tidak berhenti sampai disitu saja. Departemen TRD, bekerja sama dengan kepala sekolah dan Departemen SQMI, memonitor implementasi sistem pembelajaran HighScope di lapangan. Masalah-masalah yang terjadi diidentifikasi dan dianalisis sebagai dasar untuk mendesain pengembangangan profesional berkelanjutan yang akurat bagi guru, contohnya workshop, mentoring, diskusi buku, dan diskusi kelompok kecil. Selain itu, Departemen TRD juga bertanggung jawab untuk menyelenggarakan sesi pelatihan dan pengembangan profesional untuk guru berdasarkan hasil riset dan pengembangan.
  • Konferensi Tahunan
    annual-con-1 annual-con-2
    Salah satu kegiatan pengembangan professional tahunan yang diselenggarakan oleh Departemen TRD adalah HighScope Indonesia Annual Conference. Kegiatan ini didasari oleh pemikiran bahwa dengan semakin berkembangnya Sekolah HighScope Indonesia maka diperlukan adanya forum besar untuk saling berbagi, berdiskusi, dan belajar satu sama lain. Dalam Annual Conference guru, kepala sekolah, dan staff berkumpul bersama dan merefleksikan proses belajar – mengajar yang berjalan. Ahli pendidikan luar dan dalam negeri, tokoh nasional, dan motivator diundang sebagai pembicara untuk menginspirasi, memotivasi, dan berbagi strategi untuk meningkatkan proses belajar – mengajar kepada lebih dari 500 guru dan staff dari seluruh Sekolah HighScope Indonesia.
    Departemen TRD berkomitmen untuk membentuk komunitas pembelajaran profesional dengan mengembangkan guru berkualitas tinggi. Dengan kualitas guru yang baik, kita dapat berkontribusi untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia, terutama dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter kuat, sehingga mereka dapat berkompetisi di dunia global.
Layanan, Pemantauan dan Peningkatan Kualitas

Setiap implementasi dari HighScope Preschool Wheel of Learning© dan HighScope Indonesia Principle 1-7-8© memerlukan kualitas dan konsistensi. HighScope Indonesia memastikan kualitas dan konsistensi terhadap implementasi filosofi HighScope melalui departemen ini yang rutin bekerja setiap hari dengan guru dan kepala sekolah dari seluruh Sekolah HighScope Indonesia. Setiap hari setiap komponen dari pendekatan HighScope Indonesia diakses melalui observasi lapangan. Umpan balik secara teratur diberikan kepada kepala sekolah yang akan memberikan umpan balik kepada guru-gurunya untuk perbaikan proses mengajarnya.

Departemen SQMI juga bertanggung jawab untuk melaporkan kesalahpahaman implementasi atau implementasi yang memerlukan penyempurnaan kepada Departemen Pelatihan, Riset, dan Pengembangan. Laporan terhadap implementasi lapangan ini merupakan masukan berharga guna penggodokan lebih lanjut demi terciptanya pendidikan HighScope Indonesia yang berkualitas. 

  • Program Pengembangan Kepemimpinan

    Salah satu kunci bagi keberhasilan siswa – yang berarti keberhasilan program sekolah – adalah kepemimpinan di sekolah. Kepemimpinan kepala sekolah menentukan kualitas implementasi filosofi HighScope Indonesia di semua aspek di sekolah HighScope Indonesia.

    Pendidikan yang berkualitas sudah merupakan komitmen HighScope Indonesia dan untuk itu HighScope Indonesia memastikan semua kepala sekolahnya memimpin dan mengelola sekolah untuk terciptanya implementasi pendidikan HighScope Indonesia sesuai standar melalui program pengembangan kepemimpinan.

    Program ini terdiri atas berbagai training mengenai bagaimana menjadi seorang pimpinan instructional, namun pada saat yang bersamaan juga harus mengemban tugas sebagai seorang pimpinan operational dan strategic. Training mencakup teori dan implementasi lapangan, di mana kepala sekolah menerima umpan balik terhadap tugasnya sebagai pimpinan sekolah yang mengelola semua sumber daya di sekolahnya dan memimpin guru-gurunya. 

    Kepala sekolah juga dibekali dengan perangkat untuk kemampuan untuk memastikan guru-gurunya menjaga mutu pendidikan (Quality Assessment System) dan perangkat untuk memantau kualitas kepemimpinannya (Leadership Assessment System). Kedua  perangkat ini juga digunakan oleh HighScope Indonesia Institute dan direktur sekolah sebagai acuan untuk memantau kualitas sekolah, kinerja kepala sekolah, memberikan umpan balik, dan merencanakan pelatihan yang efektif untuk memajukan kinerja kepemimpinannya.

KUNJUNGAN KONSULTAN & PRAKTISI

Sebagai hasil dari penerapan sistem pendidikan HighScope, kami terpilih sebagai salah satu
sekolah terbaik yang berstandar internasional. Kami juga diakui oleh para pakar kelas dunia.

Thomas Guskey, Ph.D

Grading & Assessment Expert

David Freeman, Ph.D & Yvonne Freeman, Ph.D

Dual Language Expert

Richard Cash

Curriculum & Instructional
Strategies Expert

Diana Jo Johnston

Curriculum & Instructional
Strategies Expert

Dr. Robert Swartz

Teaching & Thinking Expert

Lee Ann Jung, Ph.D

Early Childhood &
Special Educational Expert

Betty Holas

Differentiated Instrution Expert

Jim Grant

Multi-Age Education Expert

Rick Smith

Classroom Management Expert

Dengan menumbuhkan kreativitas, kepercayaan diri, dan kemandirian anak, kami membawa proses pembelajaran ke arah yang lebih dari sekedar belajar akademis secara tradisional dan sekaligus mempersiapkan anak-anak untuk sekolah dan kesuksesan hidup masa depan.

PENERIMAAN TENTANG KAMI TUR VIRTUAL