T: Apa itu HighScope Curriculum?

J: HighScope Indonesia adalah Sekolahi Perjanjian Kerjasama (SPK), karena HighScope Indonesia menerapkan Kurikulum Nasional yang terintegrasi dengan Kurikulum HighScope. Pendekatan pendidikan HighScope menekankan "pembelajaran aktif." Pembelajaran aktif berarti siswa memiliki pengalaman langsung dan langsung dengan orang, objek, kejadian, dan gagasan. Minat dan pilihan anak menjadi perhatian utama program HighScope.

SHI memfokuskan pada proses pembelajaran, ketimbang sekedar melihat hasilnya. Karena itulah kegiatan menghapal dan ulangan yang rutin bukanlah cara kami mendidik siswa. Siswa kami biasakan untuk berpikir, memahami, mengerti, mengatur, dan memimpin, agar mereka siap menghadapi tantangan abad ke-21.

Untuk mencapai tujuan jangka panjang ini, siswa diajarkan untuk berlatih menggunakan kemampuan yang diperlukan untuk menjadi pembelajar seumur hidup.

ES_long-term objective-02

 

Siswa mempraktekkan kemampuan-kemampuan tersebut dalam mata pelajaran yang diajarkan melalui Project-Based Learning (Pembelajaran berbasis Proyek) dan Plan-Do-Review. Mereka merencanakan, melakukan penelitian, dan mereview proyek yang mereka inisiasi.

 

T: Bahasa apa yang digunakan dalam program SMP Sekolah HighScope Indonesia? 

J: SHI mengadopsi program Dual Language.  Program ini memberikan kesempatan pada siswa untuk menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam konteks akademis dan sosial. Dengan pendekatan yang bersifat “additive bilingual” ini, kami menghormati dan mendukung berkembangnya bahasa pertama siswa.

Tujuan utama dari dual language adalah penguasaan kedua bahasa yang mumpuni. Siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris secara simultan. Mereka mengembangkan kemampuan bahasa, termasuk bahasa sosial, mereka dalam lingkungan akademis. Karena itulah diberlakukan “Bahasa Hari Ini”, di mana bahasa Indonesia dan Inggris digunakan secara bergantian setiap harinya . Guru dan orang tua pun diwajibkan untuk mengikuti ketentuan berbahasa ini.

 

T: Apa persyaratan untuk menjadi guru sekolah menengah HighScope?

 

J:

Persyaratannya adalah:

  1. Pendidikan S1 dari latar belakang yang sama dengan subjek yang akan mereka ajarkan

  2. Mahir berbahasa Inggris baik lisan & tulisan

  3. Lulus tes psikologi

  4. Lulus kelas observasi

  5. Lulus tes kompetensi untuk subjek yang akan mereka ajarkan

  6. Lulus pengajaran demo & wawancara dengan kepala sekolah

  7. Lulus tes kesehatan

  8. Melewati program pelatihan guru HighScope 8 minggu

 

T: Apakah ada pekerjaan rumah di SMP HighScope?

J: Sekolah HighScope Indonesia menerapkan pekerjaan rumah yang disesuaikan dengan nilai siswa. Pekerjaan rumah dibagi menjadi simpatisan mata pelajaran inti (seperti bahasa Inggris, bahasa Indonesia, sains, ilmu sosial & matematika), tugas mingguan, tugas membaca & quick home work. Kami mengatur jadwal pekerjaan rumah berdasarkan kesiapan dan berdasarkan nilai siswa.

 

T: Bagaimana HighScope menerapkan disiplin?

J: Disiplin adalah usaha bersama yang dilakukan oleh siswa, staf sekolah, dan orang tua. Sekolah memiliki peraturan yang perlu dihormati dan diikuti semua warga sekolah. SHI memiliki tujuan besar untuk para siswanya, yaitu agar mereka menjadi pemimpin yang mampu meregulasi diri-sendiri (Self-regulated leaders). Pribadi dengan kualitas ini mampu mengekspresikan ide-idenya dengan percaya diri dan di saat yang sama juga menghormati kepentingan orang lain.

Jika terjadi pelanggaran terhadap peraturan, SHI akan menanganinya dengan konsekuensi logis yang berhubungan langsung dengan akar permasalahan, tanpa perlu adanya hukuman yang tidak masuk akal. Guru akan mengajak siswa yang terlibat dalam suatu masalah atau pelanggaran dan menemukan titik tengah untuk memecahkan masalah tersebut. Jika diperlukan, orang tua dapat dipanggil untuk bertemu dengan guru dan kepala sekolah. Jika proses ini tidak membantu memecahkan masalah, orangtua dapat diminta untuk mengeluarkan anaknya dari SHI.

 

T: Apakah siswa diwajibkan mengikuti Ujian Nasional? Dan, bagaimana HighScope mempersiapkan siswa untuk Ujian Nasional?

J: Peraturan Pemerintah mewajibkan seluruh warga negara Indonesia untuk mengikuti Ujian Nasional. Oleh karena itu, HighScope Indonesia School menyediakan "Bimbingan Belajar" untuk mempersiapkan siswa kelas 6, 9 dan 12 menghadapi Ujian Nasional. Bimbingan Belajar ini diadakan selama 9 bulan dua kali seminggu setelah jam sekolah.

 

T: Jam berapakah waktu sekolah di SMP HighScope?

J: Kelas 6-9 di HighScope berlangsung setiap hari dari Senin sampai Jumat, dengan pengaturan jam sebagai berikut.

MS Schedule bahasa

 

T: Bagaimana HighScope menilai anak-anak di program SMP?

J: Pendekatan berpusat pada siswa mengharuskan para guru menjadi ahli di bidang penilaian (Assessment). Dari hari ke hari, guru harus bisa melakukan penilaian dengan cara yang sesuai untuk mendapatkan gambaran yang tepat tentang kemampuan tiap siswa dan menerjemahkannya ke dalam strategi pembelajaran. 

Sistem penilaian yang otentik dan dilakukan secara terus-menerus (ongoing) ini memerlukan bukti penilaian yang beragam sehingga perkembangan anak dapat terdokumentasikan dengan lebih valid dan terpercaya. Tidak seperti sistem penilaian tradisional yang menekankan pada tes atau ulangan, penilaian yang otentik menggunakan berbagai metode penilaian sehingga perkembangan siswa tergambarkan dengan lebih menyeluruh dan lengkap.

Setiap akhir term, guru membuat ringkasan pencapaian akademik siswa dalam bentuk laporan (rapor) penilaian dan perkembangan. Laporan ini akan dilengkapi dengan laporan Learner Outcomes dan Plan-Do-review di akhir tahun ajaran. Ketiga dokumen laporan ini disatukan ke dalam dokumen bernama Summary of Learning Journey.